Image of IZINKAN TUHAN MENULISKAN CERITA TERINDAH HIDUPMU

Text

IZINKAN TUHAN MENULISKAN CERITA TERINDAH HIDUPMU



Buku ini cocok untuk menemani kita yang berusaha berdamai dengan segala hal yang kita anggap membuat hidup terasa resah dan terganggu. Tentang luka masa lalu, hidup yang terasa “tak adil”, dan keresahan-keresahan yang muncul menjelang usia dewasa.
Penulis membagi buku ini dalam tiga bab: jatuh, tumbuh, dan utuh. Pada bab jatuh, penulis mengajak kita untuk menerima luka-luka yang pernah dan masih ada di dalam diri kita. Perasaan kecewa, sedih, menyesal, dan terluka mungkin saja masih tumbuh di dalam diri kita, tapi bukankah Tuhan selalu menyimpan makna di setiap peristiwa yang ada?
Penulis juga bercerita singkat tentang pengalaman pahit yang pernah ia rasakan pada masa remaja. Ia pernah merasakan begitu benci dan marah pada orangtuanya, karena harus menerima kenyataan bahwa keduanya harus berpisah. Di usianya saat itu, dalam pikirannya, ia berharap memiliki keluarga yang harmonis. Memiliki orangtua yang utuh, dapat menjadi teman cerita tentang apa pun. Keluarga yang menjadi “rumah teduh” baginya.
Seiring berjalannya waktu, ia menyadari bahwa semua terjadi atas ketetapan Tuhan. Bagaimanapun, jika sudah terjadi, ia tak akan mampu mengubahnya. Ia yakin, bahwa Tuhan selalu menitipkan hikmah dan makna di setiap kejadian. Mungkin saat itu ia belum menemukan maknanya, tapi suatu saat pasti ia akan bisa melihatnya dengan nyata. Dan itulah yang akhirnya membuatnya bisa menerima kenyataan yang ada.


Ketersediaan

2022/PB/50A201 ATI iPerpustakaan-Rak 200Tersedia - Ada/Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
201 ATI i
Penerbit Qultum Media : Jakarta Selatan.,
Deskripsi Fisik
13x19cm; 147
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
(13) 978-979-017-470
Klasifikasi
201
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this