<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2226">
 <titleInfo>
  <title>Dilema Minoritas di Indonesia Ragam, Dinamika, dan Kontroversi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Najib Burhani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dave Lumenta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Didi Kwartanada</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Halimatusa'diah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Agus Noorbani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riwanto Tirtosudarmo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rudy Harisyah Alam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Trisno Sutanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT Gramedia Pustaka Utama</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv, 277 hlm; 15 x 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Apakah konsep minoritas dan lemah ini selalu paralel? Kelompok mana saja yang masuk kategori minoritas? Buku ini menunjukkan bahwa dilema minoritas di Indonesia ironisnya justru berangkat dari penggunaan istilah itu sendiri. Minoritas adalah mereka yang secara objektif menempati posisi yang tak menguntungkan dalam masyarakat. Buku ini mengungkap beberapa persoalan sosial dan kebangsaan terkait isu-isu minoritas, di antaranya terkait kebijakan publik, perlindungan hukum, dan stigma sosial. Minoritas di sini bukanlah semata “statistik”. Minoritas bisa saja memiliki jumlah besar tetapi posisinya berada sebagai subordinat kelompok lain.&#13;
 &#13;
Nasib minoritas di Indonesia itu kerap seperti “simalakama”; apapun pilihannya, acapkali dipandang salah. Bagi etnis Tionghoa, terlibat dalam politik merupakan dilema. Jika bergabung dengan kelompok oposisi, mereka dituduh subversif. Jika mendukung penguasa, mereka dicap oportunis. Jika menjauhi politik, mereka juga dianggap hanya mau cari untung sendiri dan tak mau berkorban untuk bangsa. Bagi minoritas agama di luar kelompok agama mainstream, istilah yang dipakai pemerintah menggambarkan posisi mereka. Dulu disebut “Aliran Sesat” dan kini dipanggil “Kelompok Bermasalah”. Mereka dikaji dan didata dengan tujuan dibina atau “dibawa ke jalan yang benar”. Proses “minoritisasi” dapat dilihat sebagai konsekuensi relasional dari kekuasaan yang diproduksi maupun direproduksi oleh teknokrasi developmentalisme. Mereka yang dibayangkan ‘tertinggal’, ‘terkebelakang’, ‘terpencil’ diperlakukan sebagai subjek yang seolah tak memiliki sejarah, argumentasi dan agensi sosial.&#13;
 &#13;
Minoritas bukan sekadar sebuah konsep tentang realitas, tetapi juga sebuah kerangka pikir untuk sebuah sikap keberpihakan. Kelompok warga negara yang dari waktu ke waktu diperlakukan sebagai minoritas dan karenanya terdiskriminasi menuntut pembelaan atas nama kewargaan yang berkeadilan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Minoritas</topic>
 </subject>
 <classification>305</classification>
 <identifier type="isbn">9786020638676</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Hacked By Maria Maria Ushiromiya</physicalLocation>
  <shelfLocator>305 AHM d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2022/PB/48 S</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan-Rak 300</sublocation>
    <shelfLocator>305 AHM d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20102027_f416877b-b771-4b9a-a12a-5edcb2e13e66_828_828.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2226</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-25 08:32:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-13 10:21:05</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>